
Ternyata Kota Bekasi merupakan kota besar kelima di Negeri ini setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sebagai kota besar dengan 1.940.308 jiwa yang tinggal di 12 kecamatan dan 56 kelurahan tentu memerlukan pengelolaan yang tidak sederhana.
Bekasi merupakan salah satu kota penyangga di wilayah megapolitan Jabotabek selain Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Depok, dan Cikarang. Serta menjadi tempat tinggal para komuter yang bekerja di Jakarta. Oleh karena itu, ekonomi Kota Bekasi sangat berhubungan erat dengan kota-kota di wilayah Jabotabek.
Kegiatan perekonomian di Kota Bekasi cukup menggeliat, hal ini terlihat dari banyaknya mal, pertokoan, bank, serta restoran yang berdiri di sini. Kota Bekasi juga menjadi salah satu pilihan bagi warga Jabotabek yang hendak berwisata belanja, karena di sini terdapat Mal Metropolitan, Mega Bekasi Hypermal, Bekasi Square, Plaza Pondok Gede, Grand Mal, Bekasi Cyber Park, dan Bekasi Trade Center. Pusat belanja hypermarket seperti Carrefour, Giant, Makro, dan Hypermart juga hadir di kota ini.
Adapun kompleks perumahan juga tidak sedikit. Setidaknya ada 60 perumahan (selain Perumnas) banyak berkembang di sini. Kabarnya pengembang Summarecon Agung juga berencana membangun kota mandiri Summarecon Bekasi seluas 300 ha di Bekasi Utara.
Melihat perkembangan Kota Bekasi yang demikian pesat tentu saja Pemda meresponnya dengan melakukan banyak hal. Salah satunya adalah menyiapkan dan memperbaiki infra strukturnya. Saat ini hampir semua jalan di Bekasi sudah lebar dan nyaman dilalui.Sebagaimana kota-kota besar lainnya pesatnya pembangunan fisik akan menimbulkan masalah lain yang cukup pelik, seperti adanya ketimpangan ekonomi. Sehingga makin banyak dijumpai gelandangan, pengemis, dan pengamen di sepanjang jalan, terutama di lampu-lampu merah. Masalah sosial ini bisa menimbulkan keresahan kalau tidak dikelola dengan cukup baik.
Inti dari ketimpangan ekonomi adalah adanya sebagian kelompok masyarakat yang tidak terikut sertakan dalam proses pembangunan yang demikian pesat. Maka salah satu solusinya adalah menyediakan sarana bagi mereka untuk bisa ikut menikmati perkembangan ekonomi ini.
Aset Pariwisata
Di samping berkembangnya pusat-pusat ekonomi, Bekasi sebenarnya mempunyai aset besar namun belum dikelola dengan baik. Aset itu berupa cagar budaya yang sarat dengan sejarah perkembangan kota ini. Padahal kalau dikelola dengan baik peninggalan budaya ini bisa menggerakkan kegiatan ekonomi dengan cukup signifikan. Ada banyak contoh bagaimana kota-kota di dunia bisa mengandalkan pendapatan penduduknya dengan mengandalkan budaya khasnya.
Adapun aset cagar budaya yang dimiliki kota Bekasi adalah Monumen Sejarah Perjuangan Kali Bekasi di stasiun bus, Tugu Pahlawan Bekasi di Jalan Veteran, Gedong Papak di Jalan Juanda, Tugu di kawasan proyek, dan Gongkaman di Mustika Jaya.
Cagar-cagar budaya tersebut kalau dikelola dengan konsep yang jelas, membidik segmen yang pas, dan eksekusi yang profesional tentu akan menjadi magnet yang mampu menarik wisatawan dan biro-biro wisata. Bekasi bisa berubah tidak hanya menjadi kota transit namun bisa menjadi kota tujuan wisata dengan ciri khasnya yang jelas dan tegas.
Salah satu usulan konsep yang saya ajukan adalah, pada salah satu cagar budaya didirikan pusat jajanan atau kuliner tradisional. Karena penduduk Bekasi berasal dari beragam suku dan etnis maka yang disajikan pada pusat kuliner adalah makanan-makanan tradisional yang berasal dari berbagai daerah. Para pelaku usaha kuliner bebas membuka usahanya asalkan yang disajikan bersifat asli Indonesia.
Pada sentra kuliner ini tidak hanya menyajikan makanan semata. Kuliner akan jauh lebih berkesan kalau di dalamnya ada kegiatan seni. Di tengah sentra didirikan semacam panggung tempat live music beraksi. Yang diutamakan bisa beraksi pada live music adalah para pengamen atau grup pengamen yg terseleksi. Tidak sulit menemukan grup pengamen berkualitas. Mereka sangat apik memainkan seni musik. Saat ini panggung mereka adalah KRL-KRL ekonomi. Dengan promosi yang profesional rasanya tidak sulit mengubah cagar budaya menjadi pusat budaya plus (ekonomi).
Untuk cagar-cagar budaya yang lain dibuat konsep yang berbeda tapi positioningnya harus tegas dan jelas.
Kalau cagar-cagar budaya bisa diubah menjadi magnet wisata, Bekasi akan makin mantap sebagai kota yang perkembangan fisiknya selaras dengan pembangunan non fisik. Keselarasan fisik dan non fisik masih sangat langka kita jumpai. Saya yakin Bekasi mampu melakukan itu.
Bekasi memang istimewa. Keistimewaan ini banyak dikisahkan dalam karya-karya sastra Indonesia. Antara lain dalam puisi Krawang-Bekasi karya Chairil Anwar dan dalam dua novel karya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Kranji-Bekasi Jatuh (1947) serta Di Tepi Kali Bekasi (1951). Karya-karya tersebut lahir pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia, di mana kedua penulis tersebut menjadi saksi perjuangan rakyat Bekasi dalam membela kemerdekaan.
Bekasi, bisa!
Solo juga BISA ! :)
BalasHapus走光,色遊戲,情色自拍,kk俱樂部,好玩遊戲,免費遊戲,貼圖區,好玩遊戲區,中部人聊天室,情色視訊聊天室,聊天室ut,成人遊戲,免費成人影片,成人光碟,情色遊戲,情色a片,情色網,性愛自拍,美女寫真,亂倫,戀愛ING,免費視訊聊天,視訊聊天,成人短片,美女交友,美女遊戲,18禁,三級片,自拍,後宮電影院,85cc,免費影片,線上遊戲,色情遊戲,日本a片,美女,成人圖片區,avdvd,色情遊戲,情色貼圖,女優,偷拍,情色視訊,愛情小說,85cc成人片,成人貼圖站,成人論壇,080聊天室,080苗栗人聊天室,免費a片,視訊美女,視訊做愛,免費視訊,伊莉討論區,sogo論壇,台灣論壇,plus論壇,維克斯論壇,聊天室
BalasHapus徵信社,尋人,偵探,偵探社,徵才,私家偵探,徵信,徵信社,徵信公司,抓猴,出軌,背叛,婚姻,劈腿,感情,第三者,婚外情,一夜情,小老婆,外遇,市場調查,公平交易法,抓姦,債務,債務協商,應收帳款,詐欺,離婚,監護權,法律諮詢,法律常識,離婚諮詢,錄音,找人,追蹤器,GPS,徵信,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信社
BalasHapus