Kamis, 12 Maret 2009

Gila Beneran Versi Madoff


Hari ini saya kaget membaca sepak terjang Madoff. Kompas hari ini menulis, pria yang sudah berusia 71 tahun ini (lahir 29 April 1938) terancam dihukum 150 tahun. Dia terancam hukuman seberat ini karena telah berhasil memecahkan rekor melakukan penipuan terbesar sepanjang sejarah manusia.

Lebih dari 23 lembaga kelas kakap telah berhasil masuk perangkap orang tua ini. Jaksa menghitung, total kerugian akibat skema Ponzi ciptaan Madoff adalah 170 milyar dollar. Metode skema Ponzi adalah memberikan bunga tetap 10% kepada investor.

Tabloid Kontan 15 Desember 2008 menulis, Dengan skema Ponzi, Madoff membayar investor lama dengan uang investor baru. Skema piramid ini akan terus berlanjut, dan baru berakhir ketika tak ada lagi duit baru yang masuk.

Biasanya, skema Ponzi takkan berlangsung lama. Namun Madoff berhasil menjalankannya bertahun-tahun. Tapi, krisis menyingkap tabir Madoff. Nasabahnya mulai menarik uangnya, dan tak banyak setoran dana baru. Madoff pun kolaps.

Investor bisa tertipu lantaran Madoff mengirimkan pernyataan rinci kepada investor. Beberapa kali ia melaporkan ratusan perdagangan saham individu per bulan. Investor yang hendak menarik uangnya pun dengan mudah mendapatkannya dalam beberapa hari saja.

Lagi pula, resume Madoff tak tercela. Ia merupakan salah satu broker yang menggagas pendirian bursa Nasdaq. Pada 2001, perusahaan Madoff, Bernard L. Madoff Investment Securities LLC, bahkan menjadi salah satu dari tiga besar market maker di bursa Nasdaq.

Alhasil, selama beberapa dekade, Madoff mengantongi dua reputasi di antara investor. Banyak orang kaya New York dan Florida menganggapnya jagoan investasi terpercaya. Pihak lainnya, skeptis dan bertanya-tanya tentang return-nya yang selalu stabil. Mereka curiga dengan ketertutupan perusahaan dan auditor tak terkenal yang mengaudit perusahaan. Pihak yang membela Madoff akhirnya harus melihat realitas ketika pada 11 Desember 2008 FBI menangkap orang yang sudah renta ini.

Adalah kebetulan atau tidak ya, namanya kok ya Madoff. Kalau suku kata ini dipisah kan menjadi 'Mad' dan 'off'. 'Mad' bisa berarti: gila, marah, ketagihan. Adapun 'off' artinya: mati, salah, batal, sial, jauh, jatuh, mustahil. Kok nggak ada positifnya babar blas... :).

Pelajaran yang sangat berharga adalah, penawaran investasi yang menjanjikan return tetap pastilah berlaku curang. Kondisi perekonomian yang tidak tetap tidak mungkin menghasilkan keuntungan tetap terus menerus. Bisnis bisa untung dan kadang juga rugi.


Ekonomi berbasis riil tidak mungkin bisa menjanjikan bunga pasti. Win-win solution dari bisnis berbasis riil adalah sistem bagi hasil. Kalau ada yang berani menjanjikan keuntungan pasti dan tetap, bisa dipastikan bisnisnya berbasis non riil alias bisnis "balon" yang tidak riil dan berbahaya.

Sampai sekarang saya masih sering mendapat penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan pasti dan pasti untung. Maka kita harus menolak penawaran investasi seperti ini karena tidak jelas basisnya, dan cenderung menipu.


foto: economist

2 komentar:

  1. Setuju pak Abduh :)
    Investasi yang menjanjikan selalu untung, justru patut dicurigai. Bukankah di dunia ini tidak ada laba yang abadi, juga rugi yang abadi ?
    Namun, manakala masih ada orang-orang yang ingin cepat menjadi kaya melalui investasi, yang hanya mau untung tanpa mau menanggung rugi, maka akan selalu lahir Madoff-Madoff yang baru...

    BalasHapus